Kebebasan Yang Berdampak Buruk Bagi Anak Muda

Kebebasan bagi anak muda adalah hal yang penting untuk perkembangan mereka, tetapi seperti halnya dengan segala hal, terlalu banyak kebebasan juga dapat memiliki dampak negatif. Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat timbul akibat kebebasan yang berlebihan bagi anak muda:

  1. Ketergantungan pada Kebiasaan Buruk: Terlalu banyak kebebasan tanpa pengawasan dapat menyebabkan anak muda menjadi terlalu lepas kendali dan cenderung terjerumus dalam kebiasaan buruk seperti merokok, minum minuman beralkohol secara berlebihan, atau menggunakan narkoba.
  2. Ketidakmampuan Mengelola Waktu: Anak muda yang diberikan kebebasan tanpa batas cenderung sulit untuk mengelola waktu mereka dengan baik. Mereka mungkin menghabiskan terlalu banyak slot bonus new member 100 bebas ip waktu untuk bersenang-senang atau bermain game, dan kurang fokus pada kewajiban atau tanggung jawab mereka.
  3. Kurangnya Disiplin dan Tanggung Jawab: Terlalu banyak kebebasan dapat mengurangi rasa tanggung jawab dan disiplin pada anak muda. Mereka mungkin tidak belajar menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka dan tidak menghargai pentingnya tanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain.
  4. Kurangnya Pengembangan Keterampilan Sosial: Anak muda yang memiliki kebebasan yang berlebihan mungkin cenderung mengisolasi diri atau memilih untuk menghabiskan waktu dengan teman sebaya daripada berinteraksi dengan orang dewasa atau terlibat dalam kegiatan sosial yang konstruktif.
  5. Risiko Kesehatan Mental dan Emosional: Terlalu banyak kebebasan tanpa pengawasan juga dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental dan emosional pada anak muda, seperti depresi, kecemasan, atau gangguan makan.
  6. Ketidakstabilan Finansial: Anak muda yang memiliki kebebasan finansial yang tidak terbatas mungkin cenderung membelanjakan uang mereka secara impulsif dan tidak bertanggung jawab, yang dapat menyebabkan masalah keuangan di masa depan.
  7. Pengalaman yang Tidak Sehat atau Berbahaya: Beberapa anak muda mungkin menggunakan kebebasan mereka untuk terlibat dalam aktivitas yang berbahaya atau tidak sehat, seperti mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi, terlibat dalam hubungan yang tidak sehat, atau mencoba perilaku berisiko.

Penting bagi orang tua dan masyarakat untuk memberikan kebebasan yang tepat kepada anak muda dengan memberikan batasan yang jelas dan memberikan bimbingan serta pengawasan yang diperlukan. Ini membantu anak muda untuk belajar memahami dan menghargai tanggung jawab, disiplin, dan konsekuensi dari tindakan mereka, sambil tetap memungkinkan mereka untuk tumbuh dan berkembang sebagai individu yang mandiri.

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui

Tidak sedikit orang yang belum mengetahui perbedaan sunscreen dan sunblock. Meski namanya terdengar mirip, keduanya memiliki kandungan dan cara penggunaan yang berbeda. Untuk mengetahui lebih jauh perbedaan antara sunscreen dan sunblock, mari simak ulasannya berikut ini.

Setiap jenis kulit perlu mendapatkan perlindungan dari sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Pasalnya, paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti kulit terbakar matahari, penuaan dini, bahkan kanker kulit.

Perlindungan terhadap sinar matahari bisa diperoleh dengan menggunakan krim tabir surya, baik sunscreen maupun sunblock. Meski keduanya mampu melindungi kulit, suncreen dan sunblock juga memiliki berbagai perbedaan.

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock
Perbedaan sunscreen dan sunblock dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini:

  1. Kandungan

Perbedaan sunscreen dan sunblock yang pertama dapat dilihat dari kandungannya. Kandungan di dalam sunscreen umumnya berupa avobenzone, oxybenxone, dan para-amnobenzoic acid atau PABA. Sementara itu, sunblock umumnya mengandung zinc oxide atau titanium oxide.

  1. Cara kerja

Sunscreen menggunakan berbagai bahan aktif yang bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengeluarkannya dari kulit sebagai energi panas sebelum sinar ini menembus kulit lebih dalam. Sementara itu, sunblock bekerja seperti perisai yang menghalangi, kemudian memantulkan sinar UV.

  1. Cara pemakaian

Perbedaan sunscreen dan sunblock lainnya adalah dari cara penggunaannya. Anda tidak bisa mendapatkan manfaat maksimal dari kedua produk ini apabila salah menggunakannya.

Sunscreen sebaiknya digunakan dengan cara digosok-gosok agar bahan aktifnya dapat menyerap ke dalam kulit dan menahan paparan sinar UV.

Sementara itu, sunblock cukup digunakan dengan cara dioleskan pada kulit untuk menghalangi paparan sinar matahari tanpa perlu digosok. Oleskan sunblock secara merata di seluruh bagian tubuh yang mudah terpapar sinar matahari.

Setelah dioleskan, sunblock akan langsung bekerja menahan sinar matahari. Berbeda dengan sunscreen yang umumnya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menyerap ke dalam kulit sebelum melindungi kulit dari sinar matahari.

  1. Hasil akhir

Perbedaan sunscreen dan sunblock juga terlihat dari hasil akhir pemakaian. Sunscreen biasanya tidak meninggalkan bekas apa pun setelah dioleskan dan warnanya transparan mengikuti warna asli kulit.

Berbeda dengan sunscreen, penggunaan sunblock cenderung meninggalkan whitecast atau bekas putih pada kulit.

Sebenarnya, tidak ada yang lebih baik antara sunscreen dan sunblock, Anda hanya perlu mengetahui mana yang cocok dan sesuai dengan kondisi kulit Anda. Misalnya, apabila Anda hendak pergi ke pantai di siang hari dengan paparan sinar UV yang cukup tinggi, gunakanlah sunblock.

Selain itu, pemilihan krim tabir surya juga harus memperhatikan kondisi kulit tertentu. Pasalnya, sunblock lebih cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif, sebab kandungan zinc oxide dan titanium oxide dalam sunblock dianggap lebih aman untuk kulit yang sensitif.

Penderita rosacea juga sebaiknya menghindari produk tabir surya yang mengandung parfum atau wewangian, karena dapat mengiritasi kulit atau memicu alergi.

Selain menggunakan krim tabir surya, gunakan juga topi dan kacamata hitam untuk mengurangi paparan sinar UV. Sebaiknya gunakan produk sunscreen atau sunblock dengan SPF 30 atau lebih. Aplikasikan kembali krim tabir surya setiap 2 jam atau setiap 40–80 menit setelah berkeringat.

Ketahui Cara Reapply Sunscreen yang Tepat

Kamu pasti sudah tahu kan kalau sunscreen wajib digunakan setiap hari sebelum beraktivitas? Langkah ini penting dilakukan agar kulit terlindungi dari bahaya sinar matahari. Namun, agar manfaatnya maksimal, jangan lupa untuk reapply sunscreen, ya.

Ada banyak jenis sunscreen di pasaran yang bisa dipilih sesuai dengan jenis kulit. Namun, terlepas dari jenisnya, sunscreen sebaiknya di-reapply setiap 2 jam sekali serta setelah berenang dan berkeringat.

Dengan rutin menggunakan sunscreen dan me-reapply, kulit bisa terlindungi lebih maksimal dari efek buruk paparan sinar matahari, seperti sunburn, penuaan dini, serta kanker kulit.

Cara Reapply Sunscreen yang Tepat
Mungkin masih banyak orang yang bingung dan ragu untuk reapply sunscreen. Soalnya, kondisi wajah saat harus reapply sunscreen sering kali sedang tidak bersih, misalnya belum mencuci muka setelah berkeringat atau sedang memakai makeup.

Nah, supaya tidak bingung lagi, kamu bisa ikuti cara reapply sunscreen yang tepat di bawah ini:

  1. Pasang alarm untuk reapply sunscreen

Sunscreen yang kamu gunakan di pagi hari bisa luntur dengan mudah saat kamu beraktivitas, terutama jika kamu melakukan aktivitas yang mudah berkeringat, seperti bekerja atau berolahraga di luar ruangan. Inilah alasannya mengapa reapply sunscreen sama pentingnya dengan penggunaan pertamanya.

Jadi, jangan sampai kamu lupa untuk reapply sunscreen, ya. Biar kamu ingat, kamu bisa pasang alarm atau pengingat setiap 2 jam.

  1. Cuci tangan sebelum reapply sunscreen

Kalau selama ini kamu ragu untuk mengulang penggunaan sunscreen karena belum mencuci muka, mulai sekarang tidak perlu khawatir lagi. Reapply sunscreen meski belum mencuci muka itu boleh-boleh saja, kok.

Meski begitu, kamu harus mencuci tangan hingga bersih sebelum menyentuh wajah untuk reapply sunscreen. Mencuci tangan penting dilakukan untuk menghindari risiko perpindahan kuman di tangan ke wajah.

  1. Keringkan kulit yang basah

Kalau kondisi kulitmu sedang basah, baik karena berkeringat atau berenang, kamu perlu mengeringkan kulit terlebih dahulu sebelum reapply sunscreen. Kamu bisa keringkan kulit dengan tisu atau handuk bersih.

Hal ini penting dilakukan karena memakai sunscreen saat kulit masih basah dapat mengurangi efektivitasnya dalam melindungi kulit.

  1. Gunakan jenis sunscreen yang tepat

Untuk reapply sunscreen, kamu lebih disarankan menggunakan produk yang praktis, misalnya sunscreen yang berbentuk bubuk seperti bedak tabur. Sunscreen tabur biasanya sudah dilengkapi dengan kuas atau spons sebagai aplikatornya.

Dengan sunscreen tabur, kamu bisa langsung reapply sunscreen di atas makeup dengan mudah. Sunscreen jenis ini biasanya juga bisa membantu mengendalikan produksi minyak berlebih di siang hari, lho.

Selain sunscreen tabur, sunscreen jenis spray atau semprot juga cocok digunakan untuk penggunaan ulang. Sunscreen semprot lebih cepat meresap ke kulit tanpa merusak riasan di wajah.

Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu menyemprotkan sunscreen spray ke seluruh area wajah, belakang telinga, dan leher. Kemudian, biarkan sunscreen mengering dan meresap ke kulit.

Kenalan dengan Metode Lamaze untuk Persiapan Persalinan

Tak bisa dipungkiri, menuju hari persalinan, perasaan khawatir, cemas, atau bahkan takut memang sering menghantui. Sebenarnya, normal kok kalau Bumil merasakan hal tersebut. Namun, supaya Bumil lebih siap dalam menghadapi persalinan, coba yuk kenalan dengan metode Lamaze.

Metode Lamaze dipopulerkan oleh seorang dokter kandungan pada tahun 1951. Metode ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan ibu hamil menuju persalinan, baik secara fisik maupun emosional, agar bisa menghadapi berbagai rintangan saat melahirkan dengan lebih baik.

Hal-Hal yang Dipelajari dalam Metode Lamaze
Dalam metode Lamaze, ibu hamil akan dibantu untuk memahami semua yang terjadi selama masa akhir kehamilan dan proses persalinan, misalnya mengenai tahapan persalinan, cara bayi bergerak menuju judi bola jalan lahir, cara membantu bayi bergerak menuju jalan lahir, dan cara mengejan yang tepat.

Kemudian, Bumil juga akan diajarkan untuk menghadapi rasa tidak nyaman atau bahkan rasa nyeri yang hadir sebelum dan saat melahirkan. Ini dilakukan dengan cara mempelajari teknik pernapasan, teknik relaksasi, teknik memijat, dan latihan fisik untuk ibu hamil.

Hal-hal tersebut dilakukan dengan tujuan menumbuhkan rasa percaya diri Bumil untuk menghadapi proses melahirkan dan membantu mengubah berbagai perspektif negatif tentang persalinan.

Tidak hanya itu, metode Lamaze juga akan memberi pemahaman kepada para ibu hamil tentang intervensi medis dan penggunaan obat-obatan saat proses persalinan.

Jadi, kalau saat melahirkan nantinya terdapat tindakan medis yang perlu dilakukan atau obat-obatan yang perlu diberikan, Bumil diharapkan dapat mengerti dengan baik tujuannya serta bisa membuat keputusan yang tepat terkait hal tersebut.

Saat menghadiri kelas Lamaze, Bumil juga boleh mengajak suami atau keluarga yang akan mendampingi Bumil saat persalinan nantinya. Dengan begitu, mereka bisa paham mengenai proses persalinan dan tugas-tugasnya sebagai pendamping Bumil.

Ini Cara Menyelamatkan Diri dari Kerumunan Kacau

Setiap kerumunan berisiko berubah menjadi pusat kekacauan. Akibat dari kekacauan ini tidak main-main, mulai dari tubuh terluka hingga hilang kesadaran. Guna mencegah dampak tersebut, penting bagi kita semua untuk pelajari cara menyelamatkan diri dari kerumunan yang kacau.

Konser musik, pertandingan olahraga di stadion slot server thailand, serta perayaan budaya dan keagamaan merupakan sebagian contoh situasi ramai, yang jika tidak dikendalikan dengan baik bisa berubah menjadi kerumunan kacau atau stampede.

Risiko terjadinya kerumunan kacau akan meningkat kalau kapasitas tempat tidak sesuai dengan pengunjung, buruknya pengelolaan acara dari pihak penyelenggara, atau ketidaktahuan massa untuk bersikap di tengah kerumunan.

Cara Menyelamatkan Diri dari Kerumunan Kacau
Saat kerumunan menjadi kacau, orang-orang biasanya akan panik dan mulai berdesak-desakan untuk mencari tempat berlindung. Dalam kondisi ini, jika massa tidak memahami cara bersikap yang tepat, akan banyak korban luka-luka akibat terinjak orang lain atau terbentur benda di sekitar.

Bahkan, orang-orang di kerumunan yang kacau juga bisa mengalami sesak napas atau hilang kesadaran karena kekurangan oksigen.

Nah, supaya kamu bisa terhindar dari bahayanya, berikut ini adalah beberapa cara menyelamatkan diri dari kerumunan kacau yang bisa kamu lakukan:

  1. Letakkan kedua tangan di depan dada

Saat berada di kerumunan, kamu harus membiasakan diri untuk meletakkan kedua tangan di depan dada, ya. Hal ini dilakukan agar ketika situasi menjadi kacau dan tidak terkendali, bagian dadamu tetap terlindungi dan tidak terhimpit, sehingga kamu masih bisa bernapas dengan baik.

  1. Tetap tenang dan sabar saat mengikuti arus kerumunan

Memang sih situasi yang kacau bisa bikin kita panik dan takut. Namun, kepanikan justru akan menghalangimu berpikir jernih dan bisa membuat arus kerumunan tidak seirama.

Jadi, usahakan untuk tetap tenang, ya. Kamu bisa tarik napas dalam-dalam dan hembuskan dari mulut selama beberapa kali. Selain itu, berjalanlah dengan sabar dan perlahan mengikuti arus kerumunan. Jangan saling mendorong atau berhenti mendadak karena bisa membuat kerumunan semakin kacau.

  1. Jauhi tembok pembatas dan hindari asap

Jika kamu berada di kerumunan yang memiliki pembatas, seperti tembok atau pagar, sebisa mungkin jauhi area ini. Hindari pula area yang terlihat ada asap atau tembakan gas air mata.

Alasannya, paparan asap dan gas air mata bisa membuat mata menjadi merah dan perih, penglihatan kabur, serta sesak napas, yang nantinya dapat menyulitkanmu untuk menyelamatkan diri.

  1. Perlahan bergerak ke sisi yang lebih lengang

Saat kamu berada di tengah stampede, bergeraklah menuju area yang lebih lengang. Namun, pastikan kamu mengikuti arus dan jangan membuat kegaduhan agar orang lain yang ada di sekitarmu juga tetap tenang serta tidak panik.

Nah, itulah cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari stampede. Sebelum berada di keramaian, jangan mengonsumsi minuman beralkohol dan NAPZA. Soalnya, berada di bawah pengaruh kedua hal tersebut mungkin saja dapat memperkeruh situasi yang sudah kacau.

Selain itu, gunakanlah pakaian yang nyaman serta hindari jenis pakaian yang sangat panjang dan berisiko terinjak. Jangan lupa juga untuk selalu membawa tanda pengenal dan alat komunikasi.

Tidak ada yang bisa memastikan kapan kerumuman akan menjadi kacau. Oleh karena itu, membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang cara menyelamatkan diri dari stampede adalah hal yang penting untuk kamu lakukan.

Penyakit Kuku Bisa Menjadi Tanda Penyakit Serius

Meski terlihat ringan, penyakit kuku sebaiknya tidak dianggap sepele. Hal ini karena beberapa penyakit kuku bisa menjadi tanda adanya penyakit serius. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi kuku dan mengenali beragam penyakit yang dapat menyerang kuku Anda.

Seiring pertambahan usia, kuku akan menjadi lebih tebal atau justru lebih rapuh dan mengalami perubahan warna. Perubahan ini umumnya tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan perawatan sederhana di rumah.

Namun, jika perubahan yang dialami mengarah pada penyakit kuku, kondisi tersebut tentunya tidak bisa dibiarkan dan harus mendapat penanganan medis. Dalam kasus yang lebih parah, penyakit kuku dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan yang serius.

Penyakit Kuku yang Umum Terjadi
Penyakit kuku yang paling umum terjadi adalah cantengan dan situs judi bola infeksi jamur. Jika dibiarkan, kedua penyakit kuku ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan bahkan nyeri berkepanjangan. Berikut adalah penjelasan dari kedua penyakit tersebut:

Cantengan (ingrown toenails)
Cantengan umumnya ditandai dengan kuku kaki tumbuh ke dalam dan berubah menjadi daging lembut. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar jempol kaki. Bagian kuku kaki yang paling sering terkena cantengan adalah jempol.

Cantengan bisa terjadi pada siapa saja dan gologan usia mana pun, termasuk bayi dan anak-anak.

Salah satu cara menangani cantengan di rumah adalah dengan merendam kaki di dalam air hangat yang dicampur cuka atau garam Epsom (garam Inggris) selama 15–20 menit sebanyak 3-4 kali sehari. Selanjutnya, tutup dengan plester dan antiseptik pada area yang terkena infeksi.

Namun, jika perawatan ini tidak membuahkan hasil, hindari memotong ujung kuku Anda sendiri. Segera periksakan diri ke dokter apabila cantengan semakin parah, terutama bagi penderita diabetes. Dokter akan memotong bagian kuku yang masuk ke dalam dan meresepkan obat oles atau obat minum untuk menangani infeksi.

Jika penggunaan obat-obatan tidak efektif untuk mengatasi cantengan yang dialami, dokter akan menerapkan prosedur pemotongan tepi kuku beserta sebagian daging kuku agar cantengan tidak terjadi lagi.

Infeksi jamur kuku (onikomikosis)
Penyakit kuku ini ditandai dengan perubahan warna kuku kaki menjadi kusam. Kondisi ini disebabkan adanya infeksi jamur di bawah kuku, sehingga kuku kaki berubah warna dan retak atau berubah bentuk. Jika dibiarkan, infeksi dapat menjalar ke kulit hingga keseluruhan jari.

Banyak penderita infeksi jamur kuku yang membiarkannya tanpa diobati, karena awalnya tidak menimbulkan rasa sakit. Walau umumnya tidak menimbulkan nyeri, infeksi ini dapat menyebabkan kuku menebal sehingga sulit dipotong dan membuat kaki terasa sakit saat mengenakan sepatu.

Risiko infeksi jamur kuku ini semakin tinggi jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, gangguan kekebalan tubuh, dan penyakit pembuluh darah.

Penyakit Kuku sebagai Gejala Penyakit Serius
Berikut ini adalah beberapa penyakit kuku yang dapat menjadi gejala dari suatu penyakit serius:

  1. Sindrom kuku kuning

Kondisi ini menyebabkan kuku menjadi lebih tebal dan tumbuh lebih lama dari biasanya. Pada beberapa kasus, bisa jadi kuku kekurangan kutikula dan bahkan lepas dari jari.

Sindrom kuku kuning dapat disebabkan oleh pembengkakan saluran getah bening, rheumatoid arthritis, gangguan pernapasan seperti sinusitis dan bronkitis kronis, serta penumpukan cairan di paru-paru atau efusi pleura.

  1. Jari tabuh (clubbing fingers)

Kondisi ini ditandai dengan kuku yang mengeras dan membulat di sekitar ujung jari, sehingga menyerupai tabuh. Penyakit ini umumnya dapat terjadi akibat rendahnya kadar oksigen dalam darah untuk jangka waktu lama, peradangan usus, serta gangguan pada jantung, hati, dan paru-paru.

  1. Garis Mees

Kondisi ini ditandai dengan adanya garis putih yang melintang pada kuku dan bisa menjadi tanda seseorang mengalami keracunan arsenik. Untuk memastikannya, dokter akan pemeriksaan fisik maupun tes darah.

  1. Koilonikia
    Koilonikia adalah kondisi saat kuku melengkung keluar, sehingga membentuk seperti sendok. Penyakit kuku ini juga bisa menjadi gejala beberapa penyakit lain, seperti gangguan jantung, lupus, anemia defisiensi besi, dan hipotiroidisme.
  2. Leukonikia

Leukonikia ditandai dengan adanya garis atau titik putih tak beraturan pada kuku. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering kali disebabkan oleh benturan pada kuku.

Namun, leukonikia terkadang dikaitkan dengan buruknya kondisi kesehatan atau kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh penyakit menular, gangguan metabolik, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

  1. Kuku berlekuk (pitting nails)

Kuku berlekuk ini umumnya ditemui pada penderita psoriasis. Psoriasis adalah penyakit yang menyebabkan kulit menjadi kering, kemerahan, dan iritasi.

  1. Kuku Terry

Penyakit kuku ini terjadi ketika ujung kuku berubah menjadi gelap. Selain karena penuaan, kuku Terry juga disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti penyakit liver, diabetes, dan gagal jantung kongestif.

Mengalami salah satu penyakit kuku di atas, bukan berarti Anda pasti sedang menderita penyakit serius. Meski demikian, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter jika terdapat perubahan warna, bentuk, atau ketebalan kuku.

Mengenali Tanda-Tanda Pria Tidak Setia

Ladies, tanda-tanda pria tidak setia bisa dikenali, lho. Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menyadarinya sedini mungkin dan segera mengambil sikap untuk menentukan nasib hubungan kalian berdua ke depannya.

Kesetiaan merupakan salah satu pondasi dalam menciptakan hubungan yang sehat. Namun, trauma masa kecil, masalah psikologis, hingga hilangnya rasa cinta akibat merasa tidak dihargai, tidak diperhatikan, atau tidak mendapatkan kepuasan seksual, bisa pemicu hilangnya kesetiaan.

Walaupun tidak selalu terjadi, pria dikatakan memiliki kecenderungan untuk tidak setia dibandingkan dengan perempuan. Saat mulai tidak setia, ada beberapa tanda yang bisa dikenali, yaitu:

  1. Perubahan sikap dan komunikasi yang drastis

Waspadai jika pasanganmu melakukan perubahan yang drastis. Sebagai contoh, selama ini ia lebih suka menggunakan kaos di rumah sambil menonton televisi pada waktu luang, tetapi tiba-tiba ia rajin membentuk tubuh ke gym dan berpakaian trendi tanpa didasari alasan yang jelas.

Kamu juga patut curiga bila komunikasi yang selama ini berlangsung baik dan supportif menjadi berubah, misalnya ia jadi sering mengabaikan ucapanmu, menghindari pembicaraan, menjadi sangat kritis, dan bersikap pasif-agresif.

  1. Menghabiskan banyak waktu di luar rumah

Mungkin menjadi hal wajar bila pasangan sering beraktivitas di luar rumah. Namun, kamu perlu curiga bila ia enggan menjawab atau emosinya memuncak ketika kamu menanyakan lebih detail hal-hal apa saja yang dilakukannya saat di luar rumah.

Selain itu, seseorang yang mulai tidak setia dan bisa berujung pada perselingkuhan biasanya punya periode waktu yang tidak bisa dihubungi sama sekali. Alasannya bisa aja sedang meeting atau mengemudi. Padahal, mungkin saja ia sedang bersama wanita lain.

  1. Kehidupan seksual berubah

Saat pria tidak setia, hubungan seksual yang selama ini bergairah bisa berubah jadi hambar, tidak ada keintiman, atau malah jadi muncul hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan.

Kamu juga harus curiga jika tiba-tiba kamu mengalami tanda dan gejala yang bisa mengarah ke penyakit menular seksual, misalnya tiba-tiba kamu mengalami keputihan yang tidak normal, merasa nyeri hebat saat berhubungan seksual, atau muncul bintil-bintil seperti herpes di area kelamin.

  1. Masalah keuangan

Uang belanja atau tabungan berkurang, ada tagihan kartu kredit yang berlebihan dan rasanya tidak wajar, adanya riwayat pemesanan tiket pesawat dan hotel tanpa kamu ketahui, bisa jadi beberapa tanda bahwa pasangan mulai tidak setia atau justru berselingkuh.

  1. Lebih tertutup dan sering asik sendiri dengan gadget

Pria yang sedang selingkuh maupun melakukan micro cheating biasanya lebih tertutup dan sering menghabiskan waktu dengan gadget-nya. Kecurigaanmu bisa semakin terbukti kalau ia selalu berusaha menghentikan aktivitasnya dengan gadget saat kamu berada di dekatnya.

Selain itu, pria yang mulai tidak setia juga akan mengaktifkan kata sandi pada handphone-nya, yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan atau mengganti password media sosialnya secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

Gejala Kolesterol Rendah yang Patut Dikenali

Kolesterol rendah mungkin kondisi yang jarang Anda dengar. Gejalanya pun cukup sulit untuk dikenali. Namun, apakah ada keluhan yang bisa timbul saat seseorang mengalami kolesterol rendah? Simak penjelasannya berikut ini.

Selama ini, kita mungkin sering dengar seputar kolesterol tinggi, baik dari penyebab maupun bahaya dari kondisi ini. Beberapa orang bahkan memilih untuk menghindari makanan yang berlemak dan mengandung kolesterol karena takut dengan peningkatan kadar kolesterol.

Kolesterol rendah sering dikatakan lebih baik dibandingkan dengan kolesterol tinggi. Padahal, kolesterol tidak selamanya berefek negatif. Dalam jumlah yang cukup kolesterol berperan penting untuk membantu produksi vitamin D, pembentukan hormon, dan proses pencernaan bahan makanan tertentu.

Seseorang dikatakan mengalami kolesterol rendah jika kadar kolesterol total dalam darahnya kurang dari 120 mg/dL atau kadar kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) kurang dari 50 mg/dL.

Cara Mengatasi Kolesterol Rendah
Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, dokter akan menganjurkan Anda melakukan tes darah. Jika kadar kolesterol rendah, dokter akan mengevaluasi gaya hidup yang Anda dijalani atau obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

Jika disebabkan oleh penggunaan obat penurun kolesterol, dokter mungkin akan mengevaluasi terapi yang diberikan.

Jika berhubungan dengan pola makan dan gaya hidup dokter menyarankan Anda untuk menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti biji-bijian, kacang-kacangan, alpukat, ikan salmon, dan ikan kembung.

Gejala kolesterol rendah yang tidak khas membuat kondisi ini sering kali tidak terdeteksi. Jadi, jika Anda berisiko untuk mengalami kolesterol rendah, misalnya karena diet atau konsumsi obat tertentu, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

Inilah Cara Mengobati Kuku Cantengan

Kuku cantengan biasanya menimbulkan rasa sakit sehingga diperlukan pengobatan yang tepat. Cara mengobati kuku cantengan bisa dilakukan dengan perawatan rumahan untuk meredakan gejala yang muncul, maupun dengan operasi pencabutan kuku yang dilakukan oleh dokter jika kondisi kuku cantengan tergolong parah.

Kuku cantengan terjadi ketika ujung kuku atau sisi kuku tumbuh ke dalam kulit jari-jari kaki. Kondisi ini umumnya disertai dengan beberapa gejala, seperti nyeri, bengkak, dan penumpukan cairan di kulit yang berdekatan dengan kuku kaki. Gejala-gejala tersebut bisa memburuk jika kuku cantengan tidak diobati.

Jika perawatan di rumah tidak menunjukkan perbaikan atau justru menimbulkan infeksi pada kuku cantengan, disarankan untuk pergi ke dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai. Infeksi pada kuku cantengan dapat ditandai dengan terbentuknya nanah dan kulit terasa hangat serta memerah.

Berikut ini adalah cara mengobati kuku cantengan oleh dokter:

Operasi pencabutan sebagian kuku
Dokter biasanya akan melakukan operasi pencabutan sebagian kuku jika kondisi kuku cantengan mengalami infeksi. Sebelum dilakukan pencabutan sebagian kuku yang tumbuh ke dalam kulit, dokter akan memberikan suntik anestesi lokal agar pasien tidak merasakan sakit saat operasi dilakukan.

Prosedur ini diketahui efektif dalam mencegah kuku cantengan kembali lagi di kemudian hari. Kuku akan tumbuh kembali dalam waktu 2–4 bulan setelah operasi.

Operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringannya
Jika kuku cantengan terjadi berulang kali pada jari kaki yang sama, dokter akan melakukan operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringan di bawahnya. Selain itu, prosedur ini juga dilakukan jika penyebab kuku cantengan adalah penebalan kuku.

Setelah operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringannya dilakukan, dibutuhkan waktu lebih dari setahun untuk kuku tumbuh kembali.

Jika jari kaki bengkak atau terasa nyeri setelah operasi, dianjurkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri dan menggunakan kompres air dingin selama beberapa menit. Selain itu, posisikan jari kaki lebih tinggi dari tubuh selama 12–24 jam dan hindari aktivitas yang dapat memicu cedera pada jari kaki.

Kenali Mitos dan Fakta Seputar Susu UHT

Banyak mitos beredar seputar susu UHT. Salah satunya adalah anggapan bahwa kandungan gizi di dalam susu UHT berkurang karena diproses dengan temperatur yang sangat tinggi untuk membunuh bakteri dan jamur. Bagaimana fakta yang sebenarnya?

Susu UHT merupakan susu pasteurisasi yang menggunakan teknologi ultra-high temperature. Dalam prosesnya, susu akan dipanaskan hingga suhu di atas 138oC selama 1–2 detik. Setelah itu, susu akan dikemas secara steril dan tertutup rapat.

Jika disimpan dalam suhu sekitar 30–37oC, susu UHT bisa bertahan selama 16–20 minggu. Sementara jika disimpan di suhu 4–20oC, susu UHT dapat bertahan selama 40–52 minggu. Namun, pastikan kemasan susu tidak terbuka selama masa penyimpanan agar susu UHT tidak rusak.

Mitos dan Fakta Terkait Susu UHT
Karena susu UHT diolah secara khusus sebelum dipasarkan, banyak yang menganggap daftar sbobet kandungan gizi dan tingkat keamanan susu UHT lebih rendah jika dibandingkan susu segar.

Berikut ini adalah beberapa mitos dan fakta yang harus Anda ketahui mengenai susu UHT:

  1. Susu UHT tidak efektif untuk mencegah osteoporosis

Banyak yang menganggap bahwa susu segar jauh lebih efektif dalam mencegah penyakit osteoporosis. Namun, anggapan tersebut hanya mitos belaka. Belum ada penelitian yang mendukung klaim-klaim tersebut.

Faktanya, konsentrasi kalsium dalam susu dan produk segar lainnya tidak akan berkurang hanya karena proses pasteurisasi. Susu UHT justru mengandung 30% kalsium harian yang diperlukan oleh tubuh.

Penelitian lain juga dilakukan dengan menggunakan air susu ibu (ASI), di mana ASI yang dipanaskan tidak menunjukkan adanya perbedaan dalam proses penyerapan asam amino, kalsium, fosfor, dan natrium pada bayi prematur.

  1. Kandungan nutrisi dalam susu UHT berubah drastis

Proses pemanasan dengan suhu tinggi banyak menimbulkan kekhawatiran, terutama nutrisi dalam susu UHT yang ditakutkan akan berkurang.

Faktanya, nutrisi dalam susu UHT tidak berkurang sama sekali. Konsumsi susu UHT justru dapat menurunkan risiko keracunan makanan, karena proses pemanasan dapat membunuh bakteri jahat atau patogen penyebab infeksi di dalam susu.

  1. Susu UHT mengalami perubahan kandungan lemak dan protein susu

Selain kandungan nutrisi, proporsi protein dan lemak dalam susu UHT juga sering dipertanyakan. Faktanya, proses pemanasan menggunakan teknologi UHT memang akan mengubah kandungan lemak dan protein pada susu.

Namun, perubahan kandungan lemak dan protein pada susu UHT ini hanya sedikit, sehingga tidak signifikan dalam memengaruhi asupan gizi yang akan diserap oleh tubuh. Bahkan, jika dibandingkan dengan susu murni, lemak dalam susu yang dipanaskan dalam suhu tinggi lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Lemak susu sendiri memengaruhi nilai gizi susu karena di dalamnya terkandung sebagian besar vitamin A, D, E, K, dan kalsium. Untuk mengetahui kandungan gizi sebuah produk susu secara lebih lengkap, jangan lupa membaca label nutrisi yang tertera di kemasan dengan saksama.

  1. Susu segar lebih sehat daripada susu UHT

Susu segar lebih sehat daripada susu UHT? Ini hanya mitos. Faktanya, susu segar dan susu UHT memiliki kandungan gizi yang tidak jauh berbeda. Bahkan, susu UHT memiliki keunggulan dibandingan susu segar dalam menurunkan risiko terkena penyakit tertentu.

Proses sterilisasi susu dengan pemanasan akan membunuh bakteri penyebab penyakit seperti E.coli dan Salmonella, sehingga risiko Anda untuk terkena infeksi akibat konsumsi susu bisa berkurang.