Perkembangan Dan Sejarah Teknologi Informasi Dan Komunikasi

Sejarah Teknologi Informasi dan Komunikai (TIK)

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata berikan sumbangan terhadap perkembangan TIK sampai sementara ini. Pertama adalah temuan telpon oleh Alexander Graham Bell terhadap th. 1875. Temuan ini lantas berkembang jadi pengadaan jaringan komunikasi bersama kabel yang meliputi semua daratan Amerika, lebih-lebih lantas diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telpon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global.

Memasuki abad ke-20, tepatnya antara th. 1910-1920, perkembangan TIK (teknologi Info dan komunikasi) ditandai bersama sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi terhadap th. 1940-an.

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)

Teknologi Informasi dan Komunikai (TIK) berkembang bersama amat pesat sampai sementara ini, jarak dan sementara seakan tidak ulang jadi halangan di dalam berkomunikasi. Orang yang berada di pulau yang berbeda lebih-lebih negara yang berbeda kini telah mampu melakukkan komunikasi lebih-lebih mampu ditampilkan secara visual. Salah satu perihal  yang sedang jadi trend sat ini adalah kesibukan yang berbasis internet dan elektronik. Beberapa contoh diantaranya adalah e-learnig, e-banking, e-library, e-labolatory, email dan sebagainya. Aktivitas-aktivitas berbasis elektronik ini telah tentu amat membantu kesibukan manusia. Dengan perihal 777 Slot Gacor selanjutnya di atas, dimensi ruang dan sementara tidak lai jadi hambatan. Selain itu,proses pengolahan knowledge pun makin cepat dan efisien. Berbagai barang elektonik terasa berasal dari televise, handphone, pager, PDA, laptop sampai palmtop telah jadi barang-barang yang tidak asing ulang bagi masyarakat. Perkembangan TIK pun makin pesat bersamaan bersama ditemukannya alat-alat yang lebih canggih.

Secara khusus untuk Indonesia, kemajuan di bidang teknologi ini amat berdampak terhadap beragam aspek. Aspek selanjutnya diantaranya di sektor ekonomi dan termasuk sosial. Berdasarkan knowledge berasal dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkominfo), salah satu berasal dari jajaran Menteri Republik Indonesia selanjutnya membuktikan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara yang masyarakatnya terbanyak mengakses Internet di dunia. Selain itu, ada termasuk sebuah lembaga riset menyatakan bahwa Indonesia merupakan peringkat ke lima di dalam daftar pengguna smartphone terbesar di semua dunia. Di di dalam knowledge selanjutnya termasuk disebutkan bahwa Indonesia duduki posisi 5 besar bersama pengguna aktif internet yakni sebanyak 47 juta atau kira-kira 14% berasal dari semua total pengguna ponsel.

Komputer elektronik, termasuk sebagai wujud perkembangan TIK, beroperasi prtama kali terhadap th. 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor terhadap th. 1947 dan alur terpadu (integrated electronics) terhadap th. 1957.

Perangkat telekomunikasi berkembang pesat sementara teknologi digital terasa digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog terasa terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi lantas berkonvergensi bersama perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital.

Produk hasil konvergensi inilah yang sementara ini nampak di dalam wujud telpon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini takaran isi (content) berwujud multimedia mendapatkan daerah yang pas untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi – komputasi multimedia inilah yang jadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri.

Dampak Positif Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sisi positif berasal dari kemajuan TIK amat banyak. Beberapa di antaranya mampu dilihat berasal dari terbantunya beberapa bidang berikut:

Bidang Pendidikan

TIK telah merubah proses pembelajaran konvensional. Setidaknya ada lima pergeseran itu, yakni: berasal dari pelatihan ke penampilan; berasal dari ruang kelas ke mobilitas (di mana saja); berasal dari kertas ke fasilitas online; berasal dari layanan fisik ke layanan jaringan kerja; dan berasal dari sementara siklus ke sementara nyata. Oleh dikarenakan itu, amat memungkinkan sekali sementara ini proses studi tidak dijalankan secara tatap muka di kelas. Antara guru bersama siswa, atau dosen bersama mahasiswa, mampu mengakses di dalam proses studi menggunakan peralatan TIK. Dari sisi sementara dan biaya, TIK mampu mengefisienkannya. Dan, sementara ini proses studi online (e-learning) tetap berkembang. E-learning mampu dikembangkan sekaligus untuk mengajar, mengimbuhkan tugas, sampai daerah menyatukan tugas secara daring.

Bidang Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, salah satu penerapan TIK terhadap manajemen rekam medis menggunakan kartu pandai (smart card). Hanya bersama memasukkan knowledge terhadap kartu itu, tenaga medis atau yang berkepentingan mampu mendapatkan riwayat penyakit pasien dan penanganannya.TIK termasuk dipakai terhadap pencitraan alat-alat medis seperti CT Scan atau MRI.

Bidang Transportasi
Penggunaan TIK terhadap bidang transportasi, misalnya, di teknologi pesawat terbang. Pada pesawat terbang terkandung fitur pilot otomatis yang dikendalikan bersama program komputer.

Bidang Jasa Pengiriman
Jasa pengiriman sementara ini makin maju. Jika dahulu mengirim paket tidak memahami kapan akan sampai, sekarang paket yang dikirim mampu dilacak posisinya secara realtime. Hal ini memerlukan TIK di dalam penerapannya.

Bidang Bisnis
Dalam bisnis, pemanfaatan TIK diterapkan terhadap perdagangan secara elektronik (e-commerce). Fitur ini memerlukan jaringan komunikasi internet. E-commerce memudahkan dua atau banyak pihak untuk melaksanakan transaksi tanpa mesti bertemu segera secara fisik.

Bidang Perbankan
Salah satu kemajuan TIK di dalam perbankan adalah fitur internet banking. Kini, nasabah mampu bersama mudah melaksanakan beragam transaksi perbankan cuma bersama mengakses web layanan berasal dari bank. Bahkan, telah berkembang pula mobile banking yang memungkinkan transaksi perbankan dijalankan melalui ponsel pintar.